Monday, June 30, 2008

Memulai SPSS Tahap 3

Mengenal Output-SPSS Viewer

Output-SPSS Viewer merupakan tempat dimana hasil analisis di perlihatkan dan disini juga Anda dapat mengedit hasil analisis sesuai dengan kebutuhan untuk interpretasi nantinya.














Mengenal Syntax Editor

Syntax editor merupakan tempat untuk menulis SPSS Command Langauge yang digunakan untuk menganalisis data dari metode yang tidak tercantum dalam menu analyze.

















Mengenal Sript Editor

Pada dasarnya digunakan untuk melakukan berbagai pengerjaan SPSS secara otomatis seperti membuka dan menutup File, Export Chart, penyesuaian bentuk output dan lainnya.

Memulai SPSS Tahap 2

Baris Pilihan

Baris pilihan ini merupakan fitur yang ada pada baris menu di tampilkan pada baris pilihan SPSS bertujuan untuk lebih mempercepat dan dan memudahkan bekerja dalam jendela SPSS



Data View
Data view merupakan spreadsheetnya SPSS sebagai tempat menyimpan data dengan ketentuan bahwa baris menandakan kasus atau objek observasi, kolom menandakan variable yang diukur dan sel-sel data view adalah tempat dimana nilai data dari variable setiap kasus disimpan.











Variable View
Variable view merupakan tepat pendeskripsian sifat-sifat dari setiap variable yang akan dimasukan. Baris menandakan variable dan kolom merupakan atribut dari setiap variable yang berupa nama variable (variable name), tipe data (data type), banyaknya karakter yang dimasukan (number of digits or characters), jumlah angka desimal yang akan ditempatkan (number of decimal places), penjelasan setiap variable dan nilai setiap tandanya (descriptive variable and value labels), tepat pendefinisian angka yang hilang (user-defined missing values), lebar kolom (column width) dan jenis/level data (measurement level).








Variable Name. Sel pada variable name adalah tempat penamaan setiap variable yang datanya akan atau sudah dimasukan dalam data view, dengan aturan:
  • Awal penamaan variable harus dengan hurup bukan angka atau simbol
  • Apabila dalam penamaan diperlukan lebih dari 1 kata harus disambung (tidak boleh ada spasi)
  • Banyaknya karakter/hurup tidak boleh lebih dari 64 byte/64 karakter ( English, French, German, Spanish, Italian, Hebrew, Russian, Greek, Arabic, Thai)/ 32 karakter ganda (Japanese, Chinese, Korean)
  • Karakter khusus “!, ?, ' dan *” tidak dapt digunakan dalam penamaan variable.
  • Setiap nama yang dimasukan tidak boleh ada yang sama (harus unik).
  • Kata-kata logika dalam pemograman yang ada dalam SPSS tidak dapat digunakan dalam penamaan, seperti: ALL, AND, BY, EQ, GE, GT, LE, LT, NE, NOT, OR, TO, dan WITH.
  • Penamaan dengan menggunakan hurup “BESAR” akan ditampilkan dalam hurup “BESAR” penamaan dengan hurup “kecil” ditampilkan kecil tetapi tidak membedakan.
Variable Type. Sel type variable adalah tempat mendefinisikan tipe data dan sekaligus dapat mendefinisikan banyaknya karakter data dan nilai decimal yang akan diperlihatkan dalam data view. Secara garis besar, apakah nilai data yang kita masukan termasuk pada data angka (numeric, dot, comma, Scientific notation, Date, Custom currency) atau hurup (string). Secara defaut jika kita masukin angka pada data view maka kolom ini akan berisi kata numeric.












  • Comma. Suatu variable numeric yang nilainya akan diberikan koma pada setiap 3 angka (ribuan), misal 1000 diperlihatkan sebagai 1,000.00
  • Dot. Suatu variable numeric yang nilainya akan diberikan titik pada setiap 3 angka (ribuan), misal 1000 diperlihatkan sebagai 1.000,00
  • Scientific notation. Suatu variable numeric yang nilainya akan diberikan tanda E. Misal angka 1 akan menjadi 1,00E+00
  • Date. Suatu variable numeric yang nilainya diperlihatkan satu atau beberapa format kalender atau format waktu.
  • Custom currency. Suatu variable numeric yang nilainya sesuai dengan format yang diminta dalam kotak dialog.
  • String. Nilai yang bukan berupa angka sehinga tidak bias dilakukan perhitungan.
Variable Width. Variable Width adalah tempat untuk mendefinisikan banyaknya karakter data numeric atau string yang ingin ditampilkan dalam data view. Secara defaut kolom ini akan berisi angka 8.

Variable Decimal. Variable decimal adalah tempat kita mendefinisikan banyaknya angka di belakang koma yang ingin ditampilkan di data view

Varible Label. Variable Label digunakan untuk membantu menerangkan tentang nama variable yang kita masukan dalam SPSS. Ini juga akan membantu dalam membaca/interpretasi output hasil analisis.

Data Values. Data Value adalah tempat untuk mendefinisikan nilai label data numeric dalam kategori tertentu. Contohnya dalam memasukan data nominal atau ordinal. Misalkan kita akan memasukan nilai 0 untuk laki-laki dan 1 untuk perempuan maka data yang kita masukan adalah data numeric berupa 0 dan satu dengan nilai 0=”laki-laki” dan 1=”perempuan” dalam kolom value ini.












Missing Values. Missing values digunakan untuk mendefinisikan data yang hilang menurut spesifikasi yang kita inginkan. Hal ini sangat berguna ketika ada informasi atau nilai data yang hilang sehingga dalam hasil analisis kita tidak harus mendefisikan kembali.












Variable Columns. Variable columns adalah tepat untuk menentukan lebarnya kolom yang akan ditampilkan di data view.

Variable Align. Variable align merupakan tempat untuk menentukan posisi tampilan data di data view. Apakah rata kiri (left), rata kanan (right) atau terpusat di tengah-tengah (center), tergantung keinginan kita.





Variable Measure. Variable measure adalah tempat untuk mendefinisikan data yang kita masukan apakah data nominal, ordinal, atau scale (interval dan rasio).





Be Continued

Memulai SPSS Tahap 1

Start SPSS

Klik Start → All Programs → SPSS for Windows → SPSS 13.0 for Windows (sekarang telah keluar versi barus yaitu versi 15)

GAMBAR. START SPSS





Setelah selesai akan keluar jendela (pop up windows) yang menanyakan ”What would like to do?” dimana ada 6 pilihan, apakah masuk tutorial SPSS, membuka data editor, membuka data base query, membuat database query baru, membuka file SPSS atau pertanyaan yang terakhir apakah anda akan membuka file lain diluar file SPSS . Karena kita baru mulai, maka kita pilih cancel atau klik radio botton Type and data. Untuk keseragaman pilih Cancel.

GAMBAR. POP - UP SPSS FOR WINDOWS






















Setelah meng klik Cancel maka keluar yang disebut dengan SPSS Data Editor

GAMBAR 4. SPSS DATA EDITOR













Mengenal SPSS Data Editor

Dalam SPSS Data Editor terdapat tersususn dalam 5 komponen utama, yaitu: 1. Baris Menu, 3. Baris Pilihan, 4. Data View, 5. Variabel View

Baris Menu
Jika menekan atau klik salah satu menu pada baris menu untuk menampilkan daftar menu yang mengandung serangkaian perintah. Pilih sebuah perintah dengan mengklik pada perintah tersebut. Sebuah perintah yang diikuti tanda ► (seperti misalnya New ► atau Open ►) akan menampilkan jendela pilihan yang disebut dengan istilah kotak dialog. Kalau tidak ada tanda ►perintah akan langsung dijalankan.



Fungsi menu-menu:


File
Menu file berfungsi untuk menangani hal-hal yang berhubungan dengan file data, seperti membuat file baru, membuka file tertentu, mengambil data dari program lain, mencetak isi Data Editor, menyimpan file dan lainnya.




















  • New ►Data: Membuka jendela dokumen data baru bertipe SPSS (*.sav).
  • New ► Sytax: Membuka jendela dokumen sytax analisis data yang baru sesuai forrmula yang kita inginkan {SPSS Sytax file (*.sps)}. Walaupun SPSS sudah menyediakan berbagai macam pengolahan data statistik secara memadai, namun ada beberapa perintah yang hanya dapat digunakan dengan SPSS Command Langauge. Perintah-perintah tersebut dapat ditulis pada menu Syntax Editor. Contohnya adalah perhitungan analsis canical corelation.
  • New ► Output: Membuka jendela output viewer yang baru bertipe Vewer file (*.spo).
  • New ► Draft Output: Membuka jendela dokumen tapilan output SPSS selain dokumen output viewer. Dokumen ini bertipe Draft viewer file (*.rtf). Fasilitas ini berguna untuk memudahkan pengiriman output SPSS lewat e-mail karena file akan lebih kecil
  • New ►Script: Membuka dokumen atau file script yang baru sesuai formula yang kita butuhkan yang bertipe *.sbs.






  • Open ► Data…: Membuka file data yang telah disimpan di harddisk dengan file extension *.sav untuk SPSS dan yang lainnya
  • Open ► Sytax…: Membuka file sytax yang telah tersimpan di hardisk dengan file extension *.sps untuk SPSS dan yang lainnya.
  • Open ► Output…: Membuka file data output SPSS yang telah di simpan di hardisk dengan file extension *.spo dan yang lainnya
  • Open ► Script …: Membuka file data script SPSS yang telah di simpan di hardisk dengan file extension *.sbs dan yang lainnya. Other. Berarti membuka Data atau output yang telah tersimpan sebelumnya.
  • Open ► other …: Membuka file selain file SPSS yang diijinkan





  • Open Database ► New Query …,: Membuka data selain format SPSS yang diizinkan, yaitu: dBase file, excel file, Global Car adan Ms Acces database.
  • Open Database ► Edit Query …,: Digunakan untuk membuka query dan mengedit query yang telah tersimpan sebelumnya




  • Display data information ► Working file : Digunakan untuk mengetahui format data sedang dikerjakan


  • Edit: Berfungsi untuk menangani hal-hal yang berhubungan dengan memperbaiki atau mengubah nilai (menduplikasi data, menghapus data, mengedit data, dan lainnya)











  • View : Menu View berfungsi untuk mengatur toolbar (status bar, penampakan value label dan lainnya).








  • Data: Menu Data berfungsi untuk membuat perubahan data SPSS secara keseluruhan, seperti mengurutkan data, menyeleksi data-data berdasar kriteria tertentu, menggabung data dan sebagainya.



















  • Tranform: Menu Transform berfungsi untuk membuat perubahan pada variabel yang telah dipilih dengan kriteria tertentu













  • Analyze : Menu Analyze merupakan menu inti dari SPSS, yang berfungsi untuk melakukan semua prosedur perhitungan statistik, seperti uji t, uji F, regresi, time series dan lainnya.




















  • Graphs: Menu Graphs berfungsi untuk membuat berbagai jenis grafik untuk mendukung analisis statistik, seperti: pie, line, bar dan kombinasinya
























  • Utilities: Menu Utilities adalah menu tambahan yang mendukung program SPSS, seperti: memberi informasi tentang variabel yang sekarang sedang dikerjakan, menjalankan Scripts, dan mengatur tampilan menu-menu lain.











  • Add-ons: Menu Add-ons adalah menu tambahan berupa fasilitas aplikasi dan service yang disediakan oleh pembuat SPSS, yang hanya didapat jika computer terhubung dengan internet dan memakai software yang legal.



  • Windows: Menu Window befungsi untuk berpindah (switch) diantara menu-menu lain yang ada di SPSS.




  • Help: Menu Help berfungsi untuk menyediakan bantuan informasi mengenai program SPSS yang bisa diakses secara mudah dan jelas secara offline atau online jika memungkinkan.










Be Continued...

Sekilas Mengenal SPSS (Statistical Product and Service Solutions)



MENGENAL SPSS

SPSS adalah sebuah program aplikasi yang memiliki kemampuan analisis statistik cukup tinggi serta sistem manajemen data pada lingkungan grafis dengan menggunakan menu-menu deskriptif dan kotak-kotak dialog yang sederhana sehingga mudah untuk dipahami cara pengoperasiannya. Beberapa aktivitas dapat dilakukan dengan mudah dengan menggunakan pointing dan clicking mouse.

SPSS banyak digunakan dalam berbagai riset pemasaran, pengendalian dan perbaikan mutu (quality improvement), serta riset-riset sains. SPSS pertama kali muncul dengan versi PC (bisa dipakai untuk komputer desktop) dengan nama SPSS/PC+ (versi DOS). Tetapi, dengan mulai populernya system operasi windows. SPSS mulai mengeluarkan versi windows (mulai dari versi 6.0 sampai versi terbaru sekarang).

Pada awalnya SPSS dibuat untuk keperluan pengolahan data statistik untuk ilmu-ilmu social, sehingga kepanjangan SPSS itu sendiri adalah Statistikal Package for the Social Sciens. Sekarang kemampuan SPSS diperluas untuk melayani berbagai jenis pengguna (user), seperti untuk proses produksi di pabrik, riset ilmu sains dan lainnya. Dengan demikian, sekarang kepanjangan dari SPSS Statistical Product and Service Solutions.

SPSS dapat membaca berbagai jenis data atau memasukkan data secara langsung ke dalam SPSS Data Editor. Bagaimanapun struktur dari file data mentahnya, maka data dalam Data Editor SPSS harus dibentuk dalam bentuk baris (cases) dan kolom (variables). Case berisi informasi untuk satu unit analisis, sedangkan variable adalah informasi yang dikumpulkan dari masing-masing kasus.

Hasil-hasil analisis muncul dalam SPSS Output Navigator. Kebanyakan prosedur Base System menghasilkan pivot tables, dimana kita bisa memperbaiki tampilan dari keluaran yang diberikan oleh SPSS. Untuk memperbaiki output, maka kita dapat mmperbaiki output sesuai dengan kebutuhan. Beberapa kemudahan yang lain yang dimiliki SPSS dalam pengoperasiannya adalah karena SPSS menyediakan beberapa fasilitas seperti berikut ini:

  • Data Editor. Merupakan jendela untuk pengolahan data. Data editor dirancang sedemikian rupa seperti pada aplikasi-aplikasi spreadsheet untuk mendefinisikan, memasukkan, mengedit, dan menampilkan data.
  • Viewer. Viewer mempermudah pemakai untuk melihat hasil pemrosesan, menunjukkan atau menghilangkan bagian-bagian tertentu dari output, serta memudahkan distribusi hasil pengolahan dari SPSS ke aplikasi-aplikasi yang lain.
  • Multidimensional Pivot Tables. Hasil pengolahan data akan ditunjukkan dengan multidimensional pivot tables. Pemakai dapat melakukan eksplorasi terhdap tabel dengan pengaturan baris, kolom, serta layer. Pemakai juga dapat dengan mudah melakukan pengaturan kelompok data dengan melakukan splitting tabel sehingga hanya satu group tertentu saja yang ditampilkan pada satu waktu.
  • High-Resolution Graphics. Dengan kemampuan grafikal beresolusi tinggi, baik untuk menampilkan pie charts, bar charts, histogram, scatterplots, 3-D graphics, dan yang lainnya, akan membuat SPSS tidak hanya mudah dioperasikan tetapi juga membuat pemakai merasa nyaman dalam pekerjaannya.
  • Database Access. Pemakai program ini dapat memperoleh kembali informasi dari sebuah database dengan menggunakan Database Wizard yang disediakannya.
  • Data Transformations. Transformasi data akan membantu pemakai memperoleh data yang siap untuk dianalisis. Pemakai dapat dengan mudah melakukan subset data, mengkombinasikan kategori, add, aggregat, merge, split, dan beberapa perintah transpose files, serta yang lainnya.
  • Electronic Distribution. Pengguna dapat mengirimkan laporan secara elektronik menggunakan sebuah tombol pengiriman data (e-mail) atau melakukan export tabel dan grafik ke mode HTML sehingga mendukung distribusi melalui internet dan intranet.
  • Online Help. SPSS menyediakan fasilitas online help yang akan selalu siap membantu pemakai dalam melakukan pekerjaannya. Bantuan yang diberikan dapat berupa petunjuk pengoperasian secara detail, kemudahan pencarian prosedur yang diinginkan sampai pada contoh-contoh kasus dalam pengoperasian program ini.
  • Akses Data Tanpa Tempat Penyimpanan Sementara. Analisis file-file data yang sangat besar disimpan tanpa membutuhkan tempat penyimpanan sementara. Hal ini berbeda dengan SPSS sebelum versi 11.5 dimana file data yang sangat besar dibuat temporary filenya.
  • Interface dengan Database Relasional. Fasilitas ini akan menambah efisiensi dan memudahkan pekerjaan untuk mengekstrak data dan menganalisnya dari database relasional.
  • Analisis Distribusi. Fasilitas ini diperoleh pada pemakaian SPSS for Server atau untuk aplikasi multiuser. Kegunaan dari analisis ini adalah apabila peneliti akan menganalisis file-file data yang sangat besar dapat langsung me-remote dari server dan memprosesnya sekaligus tanpa harus memindahkan ke komputer user.
  • Multiple Sesi. SPSS memberikan kemampuan untuk melakukan analisis lebih dari satu file data pada waktu yang bersamaan.
  • Mapping. Visualisasi data dapat dibuat dengan berbagai macam tipe baik secara konvensional atau interaktif, misalnya dengan menggunakan tipe bar, pie atau jangkauan nilai, simbol gradual, dan chart.

Sunday, June 29, 2008

Konsep Data Statistik


KONSEP DATA

Dalam suatu analisis metode statistika, Anda akan selalu berhadapan dengan “
data”. Kenapa? Karena data inilah yang menjadi bahan baku analisis tentunya. Jadi setinggi apapun keilmuan seseorang tentang statistika tanpa ada data, dia takan berkata apa-apa, kecuali cuma bergumam belaka.

Oleh karena begitu pentingnya data dalam suatu analisis statistika, maka menurut penulis sebelum Anda mempelajari metode statistika lebih lanjut sebaiknya anda membaca dan memahami data itu sendiri. Data, selain menjadi bahan baku dalam suatu analisis statistika, juga menjadi pertimbangan yang sangat penting dalam pemilihan metode analisis statistika dalam menyelesaikan suatu masalah.

Pengertian Data atau lengkapnya sering disebut data statistik adalah kumpulan keterangan atau fakta yang menjelaskan mengenai suatu persoalan. Data adalah merupakan representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek berupa nilai yang direkam dalam bentuk angka, hurup, symbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya. Data yang mempunyai nilai yang berubah-ubah disebut variabel dan data yang mempunyai nilai-nilai yang tidak berubah disebut konstanta. Contoh yang termasuk variabel adalah data tentang tinggi badan, berat badan, presepsi konsumen terhadap produk tertentu, dan sebagainya, sedangkan contoh data yang termasuk konstanta adalah nilai-nilai yang sudah ditetapkan seperti phi= 3,141592654 dan sebagainya.

Berdasarkan sifatnya:
  • Data kualitatif, yaitu data yang berupa kategori. Contoh: rusak, baik, senang, puas, berhasil, gagal dan sebagainya.
  • Data kuantitatif, yaitu data yang berbentuk bilangan atau angka. Contoh: 1 m, 2 m, 3 meja, 1 kursi dan sebagainya.

Berdasarkan bentuk data kuantitatif:

  • Data diskrit, yaitu data yang diperoleh dari hasil perhitungan. Contoh: Banyaknya perserta kuliah hari ini, Banyak pengunjung pada sebuah Plaza, Penghuni rumah no. 12, dan sebagainya.
  • Data kontinu, yaitu data yang diperoleh dari hasil pengukuran. Contoh: Jarak tempuh dari rumah ke kampus (km), Hasil Panen Petani A (ton), Prestasi belajar mahasiswa B (IPK), Keterampilan pegawai C (menit).

Berdasarkan Skala Pengukuran:
  • Nominal. Skala nominal merupakan skala data yang sangat sederhana, dimana angka yang dicantumkan hanya untuk mengklasifikasikan. Variable (data yang dapat berubah-rubah nilainya) yang datanya merupakan bersekala nominal disebut variabel nominal.
Ciri-ciri data berskala nominal, yaitu:
  1. Angka yang dicantumkan digunakan sebagai tanda pembeda saja dari data yang posisinya stara
  2. Tidak berlaku operasi matematik, seperti: >,<, X, -, /, + dan ^). Contoh: Data jenis kelamin: pria di beri tanda 1, perempuan diberi tanda 2; Data mata pencaharian: buruh diberi tanda 1, pegawai negeri diberi tanda 2, pengusaha diberi tanda 3; Kode pos: kecamatan A diberi tanda 45391, kecamatan B diberi tanda 45392 dan kecamatan C diberi tanda 45393. Dari contoh tersebut kita tidak bisa menyatakan bahwa pria lebih rendah dari perempuan dan begitu pula sebaliknya. Dengan tanda pria =1 tidak berlaku perhitungan +,- atau /. Misal pria (1) + pria (1) tidak mungkin menghasil 2 adalah perempuan. Penjelasan yang sama untuk contoh kode pos, missal kode pos 45391 dan 45396 itu hanya membedakan tempat saja.
  • Ordinal. Data ordinal adalah data yang diperoleh dengan kategorisasi, dimana angka-angka yang dicantumkan merupakan pembeda juga menunjukan adanya urutan tingkatan yang berdasarkan criteria tertentu.
Ciri-ciri skala ordinal, yaitu :
  1. Angka yang dicantumkan digunakan sebagai tanda pembeda serta menyatakan tingkatan data saja.
  2. Tidak berlaku opersi matematik (X, -, /, + dan ^). Contoh: Data tentang tingkat pendidikan: lulusan SD diberi tanda 1, lulusan SMP diberi tanda 2, lulusan SMU diberi tanda 3, lulusan D-1 diberi tanda 4, lulusan D-2 diberi tanda 5, lulusan S-0 diberi tanda 6, lulusan S-1 diberi tanda 7. Dari contoh tersebut kita hanya dapat menyatakan bahwa tingat pendikan seseorang lebih rendah atau tinggi saja. Tidak berlaku bahwa seseorang lulusan SMP yang mempunyai ijazah SD = 1 dan ijazah SMP =2 menjadi seseorang lulusan SMU yang diberi tanda 3.
  • Interval. Data skala interval adalah data yang diperoleh dari hasil pengukuran yang tidak mempunyai nilai nol mutlak. Contoh: Suhu 0C - 100C atau 32F - 212F
  • Rasio. Data skala rasio adalah data yang diperoleh dari hasil perhitungan yang mempunyai nilai nol mutlak. Contoh: Misalnya jumlah buku adalah 5 jika ada 5 buku, maka dinyatakan nilainya 5 dan jika tidak ada buku ,maka nilainya dinyatakan 0.

Berdasarkan sumbernya:
  • Data Intern, yaitu data dalam lingkungan sendiri. Contohnya: data pribadi, spesifikasi produk, beban biaya produksi, kualitas produk dan sebagainya.
  • Data Ekstern, yaitu data yang diperoleh dari pihak atau sumber lain, sehingga berdasarkan sumbernya, data ekstern terbagi menjadi dua bagian lagi, yaitu:
    • Data Ekstern Primer, yaitu data pihak lain yang langsung dikumpulkan oleh peneliti itu sendiri. Contoh: Peneliti mencatat kapasitas produksi produk c di pabrik A, peneliti mencatat kualitas produk di pabarik A, peneliti mencatat penghasilan bulanan pegawai Pabrik A, Peneliti mencatat prestasi akademik mahasiswa Jurusan A.
    • Data Ekstern Sekunder, yaitu data dari pihak lain yang dikumpulkan melalui sebuah perantara lagi, lengkapnya data ekstern sekunder adalah mengambil atau menggunakan, sebagian atau seluruh data dari sekumpulan data yang telah dicatat atau dilaporkan oleh badan atau orang lain. Contoh: Peneliti mencatat data kualitas produk C dari hasil laporan peneliti lainnya untuk diterapkan dalam contoh aplikasi metode barunya tersebut.

STATISTIK – STATISTIKA

Statistika dan statistik memang merupakan dua kata yang hampir sama dalam penulisan dan kadang-kadang terdengar sama. Oleh karena itu, terkadang orang menyatakan pengertian yang sama pula dari dua kata tersebut. Hal ini yang perlu diluruskan dan diperbaiki. Yaitu, dua kata tersebut hampir sama bukannya sama. Sebenarnya, terdapat perbedaan yang nyata dari makna kata statistika dan statistik. Kata yang pertama, yakni statistika adalah suatu ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan data, pengolahan atau penganalisisan dan penarikan kesimpulan berdasarkan kumpulan data dari penganalisisan yang dilakukan. Hasil dari proses ini menghasilkan nilai-nilai, tabel, grafik, atau hanya sebuah pernyataan.

Ada pernyataan yang menyebutkan bahwa tabel, grafik, maupun pernyataan yang diperoleh dari sebuah proses yang berlandaskan pada keilmuan statistika disebut dengan statistik. Akan tetapi makna statistik di atas masih kurang tepat menurut saya, karena tidak semua nilai yang keluar dari proses yang berlandaskan keilmuan statistika disebut dengan statistic/statistik. Buktinya adalah adanya istilah parameter dalam statistika, parameter juga merupakan suatu nilai yang dihasilkan dari proses yang berlandaskan statistika. Untuk lebih memperjelas makna dari kata statistik, maka lihatlah dua pengertian di bawah ini:

  • Kumpulan data, bilangan maupun non-bilangan yang disusun dalam tabel dan atau diagram, yang melukiskan atau menggambarkan suatu persoalan dari data sampel
  • Contoh: statistik kependuduk, statistik kelahiran, statistik pendidikan, statistik perekonomian dan sebagainya
  • Suatu ukuran sebagai wakil dari kumpulan data mengenai sesuatu hal yang di ambil dari sampel.

Saturday, June 28, 2008

Computer and Statistics

Computer


Computer/Komputer (dalam bahasa Indonesia) merupakan kata benda yang dulunya merupakan definisi dari alat hitung saja, akan tetapi sejalan dengan perkembangan zaman dan teknologi computer/komputer telah menjadi alat bantu kerja serba bisa (alat hitung, alat tulis, alat gambar, editing video, editing musik, hiburan baik vidio maupun musik dan sebagainya) bagi penggunanya (manusia) asalkan penggunanya mempunyai kemampuan untuk menggunakan komputer tersebut.


Statistics/statistika

Statististics/statistika (dalam bahasa Indonesia) dapat diartikan sebagai suatu ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan data, pengolahan atau penganalisisan dan penarikan kesimpulan berdasarkan kumpulan data dari analisis yang dilakukan. Dimana hasil dari proses ini menghasilkan nilai-nilai, tabel, grafik, atau hanya sebuah pernyataan saja yang dinamakan statistic/statistik.


Hubungan Komputer dan Statitik

Dalam memperloleh hasil berupa nilai-nilai, tabel, grafik, atau hanya sebuah pernyataan tersebut memang tidak begitu sulit ketika data yang diolah sedikit akan tetapi jika banyak, misalkan ribuan data bahkan jutaan data yang diolah maka kita perlu alat batu untuk menyelesaikannya yaitu komputer tentunya telah dilengkapi software aplikasi statistik seperti SPSS, Minitab dan sebagainya. Maka jelaslah sekarang, dalam perhitungan statistik yang dalam jumlah yang besar bantuan alat hitung "komputer" sangatlah penting.